Cara Pesan-Beli Tiket Kereta Online
Cara Pesan-Beli Tiket Kereta Online
Ingin beli tiket kereta api, atau ingin pesan tiket kereta api?

Naik Kereta di Kenya
Kadang kita merencanakan sebuah perjalanan dengan menggunakan kereta api, akan tetapi malas untuk antri tiket kereta di stasiun kereta, apalagi saat musim libur, atau weekend dan hari kejepit nasional.
Pesan-Beli tiket kereta api ternyata bisa dilakukan secara online mulai dari H Minus 30 sampai H-1 dengan menggunakan telpon dan fasilitas ATM Bank Mandiri. Begini caranya :
Untuk melayani kebutuhan pelanggan akan kemudahan membeli tiket kereta api, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini telah mengimplementasikan suatu sistem reservasi serta pembelian tiket Kereta api secara online dengan bekerja sama dengan pihak perbankan (saat ini Bank Mandiri).
I. SISTEM PELAYANAN
a. Pemesanan tiket via Call Center KA dapat dilakukan dalam waktu 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu, artinya konsumen dapat melakukan reservasi kapan saja dengan melakukan dial ke nomor 13897 (13TYP) menggunakan telepon selular (saat ini CDMA belum bisa).
b. Call Center secara sistem dapat melayani pemesanan tiket mulai H – 30 (tiga puluh) sampai dengan H – 1 (satu) sebelum keberangkatan KA.
c. Pemesanan per transaksi yang dilakukan oleh Calon Penumpang untuk 1 (satu) tiket maksimal 4 (empat) tempat duduk untuk KA yang sama dalam satu waktu (Nomer KA dan tanggal keberangkatan sama).
d. Penukaran tiket melalui fasilitas layanan perbankan ini hanya dapat dilayani di loket Stasiun atau Pusat Pelayanan Reservasi tiket KA (tidak dapat dilayani melalui Agen).
e. Apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada sistem ticketing, Call Center tidak dapat melayani reservasi tiket KA, pelayanan penjualan tiket secara manual hanya dapat dilayani di Stasiun.
II. PROSEDUR PEMESANAN
1) Konsumen melakukan reservasi tiket KA dengan melakukan panggilan ke Call Center KA (dial 13897) menggunakan telepon selular.
2) Petugas yang melayani akan menanyakan informasi kepada konsumen mengenai :
a) Nama dan alamat Calon Penumpang (sesuai KTP/SIM/Kartu Identitas)
b) Nama dan Kelas KA yang dipesan
c) Tanggal dan Jam Keberangkatan KA
d) Stasiun asal dan tujuan penumpang
e) Jumlah penumpang
3) Setelah petugas Call Center berhasil melakukan proses reservasi, kemudian dilanjutkan dengan mengirimkan SMS ke pemesan yang berisi informasi tiket KA yang dipesan disertai kode pemesanan dan jumlah transaksi yang harus dibayarkan ke Bank.
4) Konsumen membayar transaksi pemesanan tiket ke electronic channel Bank Mandiri sebesar nilai transaksi tersebut sesuai kode pemesanan.

Pesan Tiket kereta Online
5) Jangka waktu pembayaran ke Bank adalah 3 (tiga) jam dari waktu pemesanan dan apabila telah lewat dari 3 (tiga) jam dari waktu pemesanan secara otomatis dianggap batal (proses secara otomatis dalam sistem).
6) Apabila transaksi telah berhasil dibayarkan ke Bank secara otomatis data tersebut akan terkirim ke PT. KAI dan tiket KA dapat dicetak. Apabila tiket KA belum dibayar, maka secara sistem tidak dapat dicetak.
III. PROSEDUR PENGAMBILAN TIKET
Setelah konsumen membayar transaksi pemesanan tiket KA lewat fasilitas Bank, selanjutnya dapat mengambil tiket KA di loket stasiun dengan menyerahkan:
1) Struk ATM, apabila pembayaran via ATM Mandiri, atau
2) Kode pemesanan (untuk internet banking, SMS banking dan phone banking).
Kesemuanya disertai dengan fotocopy KTP/ Kartu Identitas yang berlaku atau mengisi formulir identitas sesuai dengan yang berangkat.
Dengan diserahkannya bukti pembayaran dari Bank Mandiri berupa struk ATM atau kode pemesanan disertai fotocopy Kartu Identitas, petugas loket berdasarkan kode pemesanan memastikan apakah transaksi sudah dibayar dan nama penumpang yang akan berangkat sesuai dengan nama yang ada difotocopy kartu identitas.
Petugas loket melakukan pencetakan tiket sesuai kode pemesanan.
IV. PROSEDUR PEMBATALAN
Khusus untuk prosedur pembatalan dan penundaan/perubahan waktu perjalanan bagi calon Penumpang kereta api dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Pembatalan tiket (batal pembeli & batal tunda) hanya bisa dilakukan melalui komputer tiketing, dan hanya dapat dilakukan di tempat-tempat sbb :
1) Di Pusat Pelayanan Reservasi
2) Di Stasiun yang melayani tiket komputer
Pembatalan meliputi batal tunda sampai dengan H -1 dan batal pembeli sampai dengan 3 jam sebelum keberangkatan KA dengan mengenakan denda sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pembatalan karena force majeure akan ditangani oleh PT. KAI dengan mengikuti ketentuan yang berlaku. Kondisi force majeure ini diinformasikan kepada calon penumpang melalui Call Center.
V. BIAYA LAYANAN
Untuk dapat menikmati fasilitas pemesanan tiket KA via Call Center ini, pelanggan harus menjadi pemegang rekening Bank Mandiri. Setiap kali transaksi menggunakan layanan ini, konsumen akan dikenai biaya layanan sebesar Rp. 7.500,- pada saat membayar via electronic channel Bank Mandiri dan pulsa premium saat melakukan reservasi via Call Center.
B. PROSEDUR UPDATE PAYMENT MELALUI PHONE BANKING
MANDIRI.
1. Nasabah / Calon Penumpang yang telah mendapat kode booking/Kode Pembayaran dari PT Kereta Api menghubungi Call Mandiri di nomor 14000 atau di (021) 5297777.
2. Pilih jenis bahasa yang akan digunakan, no.1 untuk bahasa Indonesia, no.2 untuk bahasa Inggris. Misalkan bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia.
3. Pilih Jenis Layanan, untuk layanan perbankan pilih nomor 1.
4. Pilih Jenis Transaksi No.1, untuk Transaksi Perbankan
5. Masukkan 16 digit nomor Kartu Mandiri, kemudian masukkan 6 digits nomor PIN Call Mandiri.
6. Jika benar, sistem akan meyebutkan jumlah saldo rekening nasabah / calon penumpang.
7. Untuk melakukan pembayaran Tiket Kereta Api, pilih no. 0, Customer Service Call Mandiri akan langsung melayani Calon Penumpang / nasabah. Sebutkan reservation number pemesanan.
Via : http://infoka.kereta-api.com
Gadget Review
Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed














13897 udah gak bisa lagi bos? apa pas gw coba lagi error ya? gw coba tgl 1 mei 2010
Untuk dapat menikmati fasilitas pemesanan tiket KA via Call Center ini, pelanggan harus menjadi pemegang rekening Bank Mandiri. Setiap kali transaksi menggunakan layanan ini, konsumen akan dikenai biaya layanan sebesar Rp. 7.500,- pada saat membayar via electronic channel Bank Mandiri dan pulsa premium saat melakukan reservasi via Call Center…….
gimana KA bisa maju….kalo aturannya spt ini..?
masak transfer pembayaran ditukar pake tiket lg…? kalo begitu mendingan langsung aja ke stasiun KA beli tiket..toh sama2 antri khan…dimana bedanya ya…beli langsung ma pesan lewat transfer ATM..
tiru tuh tiket pesawat…transfer ATM aja bs dipakai TIKET…..he..he…
no call centernya sekarang jadi 121
maksudnya memperudah tapi malah nyelimet…bos
whadoh ,,, ternyata masih payah juga nih layanan pt kereta api dan bank mandiri
payah banget, telp onlinenya aja syusyah banget nyambungnya, bikin BT abis.belum lagi harus pake bank mandiri. yang ga punya kan ribet harus pinjem2 dulu. dan yang terakhir harus tuker2 lagi dengan tiket yang asli…payah euy…
tapi kalo dipikir2 ada baiknya juga sih. jadi bisa ngasih kesempatan buat orang2 yang kurang paham mengenai reservasi online untuk mengikuti antrean panjang di stasiun.
baca nya ja ribet, palagi nglakuinnya kyanya lbh payah dr yg manual
ribeett……..
Payah PT. KAI , semua fasilitas untuk mendapatkan tiket susah dilaksanakan, hanya gayanya doang pakai online-onlinan biar dipandang sebagai perusahaan yg sudah modern tapi kenyataannya mana..??
tetap aja terlihat antrian yg puanjaaaaang… dan larinya ke calo calo juga. sudah gitu harga tiket dinaikkan semaunya, sewenang-wenang tanpa kompromi sama DPR dan ini terjadi setiap tahun tanpa ada perubahan, sepertinya KAI hanya menghambur-hamburkan anggaran (uang rakyat) untuk proyek aplikasi onlinenya…….
Ni tiket online kalo di telpon susah banget, uda gitu pulsanya mahal bo…
kok nggak sekalian internet banking sih
iya nih..KAI tanggung teknologinya…tadi telp call center abis 16500…mahal banget. blm lagi bukti pembayaran harus ditukar tiket…
KA IND semakin semrawut dan mengecewakan.nnnnnnnnnn…!!!!!!!!!!!!!
sudah kena biaya layanan 7500…..tapi tiket harus diambil ke stasiun dg bukti identitas dan struk atau kode pemesanan. Memang benar tidak repot saat pemesanan, jd menghilangkan antri pemesanan dg tetap harus mengambil tiket ke Stasiun (apa bedanya sich…..?).
Biaya…….sdh kena biaya layanan…toh tetap kena biaya transport (utk ke stasiun ambil tiket). Belum lg kalau bukti transfer kececer di jln…..bagaimana tuh…….
Ya selangkah ada perubahan maju utk reservasi tiket…..tp ke depan harus lebih pada pertimbangan praktis, aman, dan ekonomis (tanpa hrs balik lg ke stasiun)
kereta api….kereta api…..gerbongmu cukup panjang….kok pemesanan by online utk dapet tiket tidak kalah panjang dgn gerbongmu…..NT satu2nya moda angkutan yg sangat dibutuhkan banyak orang. Sebenarnya kereta api dlm reservasi tiket,pelayanan, dll mo maju kagak sich?
telpon nomer ini aja 021-21391121 tarifnya lebih murah… itu juga call center KA…
Pelayanan gaya modern tapi primitif,belum lagi kalo liat di st kutoarjo semua karcis di borong sama calo
padahal polisi si banyak di situ tapi masih kalah banyak sama calonya.
terlalu ribet…bikin yg online beneran kayak pesawat donk…nggak kreatif…dari dlu sampe skrg nggak ada perubahan…sulit terus…kayak gitu mo maju…darimana majunya…
@roni : makasih bos nomornya, tadi lewat HP mahal amat yak…
Kalau di PT.KAI masih bernanung orang mental JADUL ya susah mau maju. Coba belajar dan berpikir kedepan, ikuti yang simpel. Kalau bisa mudah kenapa dipersulit. Sudah ada bukti transfer seharusnya cukup, tidak usah tukar tiket. Belajarlah PT.KAI dari anak – anak SD sekarang. Semoga kedepan ada perbaikan. Sedikit TRIK, ikuti langkah saya ATM ( Ambil, Tiru, Modifikasi) dari pelayanan pesawat terbang. Masa TINGGAL NYONTEK AJA TIDAK BISA, sangat memalukan.
ko cuma bank mandiri aja?? RIBET AHH… mending beli di stasiun aja, sambil cuci mata hehe,…
ruwet amat sih
GMN DI BILNG ON LINE NE….TP MALAH LEBIH SUSAH DR PESAN LANGSUNG….DUH KERETAKU MALANG AMAT SISTEMMU
KAI panjang prosedurnya terus acaka-acakan kaya kereta ekonomi……bau pesing, kotor dan gerah hahahahha…ganti aja tuh call centernya ama burung beo…
pt. KAI maju ke belakang alias mundur ,hehe
Bobrok tenan sistem pelayanan PT.KAI,,,,ngurus koyo kuwi ae ora becus…hadeeuhhhhh
Ud system online masie aj ribet….semprawut
sistem online dipake utk nyari duit tambahan.
ck ck ck …… payah nih.
kalo gini caranya, buka saja tuh industri kereta api ke tangan investor swasta biar lebih efisien dan biayanya bisa ditekan.
mending kalo mutu kereta apinya oke.
lha wong sudah pada rusak ngga diperbaiki
betul, betul, betul!!!
lama amat sih
maunya praktis malah ribet ,cape dech……!!!!!