Lawan kesewenangan :Dukung aksi coin untuk Prita Mulyasari
Lawan kesewenangan
ukung aksi coin untuk Prita Mulyasari
Jakarta – Uang receh atau Koin senilaiĀ Rp 704 ribu berhasil terkumpul di Posko Koin Peduli Prita Mulyasari di Jl Taman Margasatwa, Jakarta. Pengumpulan koin dilakukn untuk membantu Prita Mulyasari, terdakwa pencemaran nama baik.
“Baru kita hitung posko Margasatwa sudah ada Rp 704.000. Posko yang lain belum laporan,” kata koordinator Posko Koin Peduli, Ade Novita.
Selain posko Margasatwa, ada 8 posko yang tersebar di berbagai wilayah Jabodetabek. Selain itu, 4 posko di luar Jakarta di Medan, Yogyakarta, Aceh dan Surabaya.
Menurut rencana, setelah koin terkumpulĀ Rp 204 juta, uang tersebut akan diserahkan langsung ke pengadilan. Seperti yang diketahui, Pengadilan Tinggi memutus bersalah Prita dan mengharuskan ia membayar uang denda Rp 204 juta.
Diatas adalah berita yang saya salin dari erabaru.net. dan masih banyak lagi artikel serupa yang mendukung Prita Mulyasari.
Recehan Untuk Keadilan
Solidaritas bagi Prita, meluas ke seluruh Indonesia, Para Blogger, Facebookers, Sampai murid TK menyumbangkan coin nya untuk Prita. Di TV terlihat mulai dari anggota DPRD, Tukang Ojek,masinis kereta,dan pejalan kaki ikut menyumbangkan coin nya.
Recehan untuk Pengemis
Coin atau recehan biasanya diberikan untuk pengemis, tukang ngamen, atau pak ogah. Yang makna nya belas kasihan, atau supaya cepat-cepat pergi dan tidak mengganggu lagi. Mungkin itu filosofi yang mendasari pengumpulan coin untuk Prita. Memberikan recehan yang diminta pengadilan yang memenangkan gugatan Rumahsakit Omni supaya cepat-cepat pergi dan tidak menggangu lagi. Sekaligus perlambang belas kasihan bagi hukum yang tidak memihak pada keadilan.

Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed















sabar ya saudaraku prita, ini ujian untuk rakyat kecil, ingat ya
jika kita punya harta sepenuh bumi dan isinya matipun tidak akan kita bawa,
hanya kebaikan yang kita bawa , tolong menolong sesama ,dll
berapatahun sih kita akan hidup…paling juga tidak lebih dari 100tahun juga sudah mati..
naaah 1 lagi rakyat kecil tidak punya nama baik. mungkin omni bisa tertawa di dunia tapi belum tentu di akhirat kelak. suaaabar ya saudariku…..
hayooo.. senyum dong mbak prita jangan nangis lagi…
kalo mbak nangis maka rakyat kecilpun ikut menangis…
kalo mbak senyum semua juga ikut senyum bahagia…
pahala lho mabak….. jangan pikir lagi ya… kasusnya itu…