Satpol PP pukuli anak kecil hingga sekarat | Bentrok Makam Mbah Priok


Satpol PP pukuli anak kecil hingga sekarat | Bentrok Makam Mbah Priok

Inilah wajah Satpol PP yang sebenarnya, brutal, arogan, tidak paham hukum dan tidak berperi kemanusiaan. Dapat disaksikan dilayar TV, bagaimana anggota satpol PP dengan beringas, memukul, menendang dan menginjak-injak seorang anak kecil yang sudah tidak berdaya dan berlumuran darah.

Apapun alasannya, seharusnya Satpol PP telah dilatih dan di didik dengan baik dan mendapat gemblengan mental dan fisik yang baik. Tetapi nyatanya Satpol PPberlaku bak segerombolan preman bayaran pemda DKI yang tidak berperikemanusiaan.

Dukung Gerakan :

Gerakan Sejuta Facebookers Bubarkan Satpol PP

30 Comments

  1. sauskecap says:

    serem liatnya… bentrokan hari ini berdarah…

  2. andre says:

    satpol PP binatang….anak anjing….ga selamat keluarga kalian semua..
    babi pukimak…jumpa kutebas kepala kalian semua..

  3. daniel says:

    wah,beginilah cerminan sifat dari rakyat indonesia. tidak rakyat maupun para penegak hukumnya. sama2 seperti preman.
    kalo ngmg dirinya beragama pastinya tidak akan berbuat brutal seperti orang tidak waras..
    kalo merasa manusia kenapa tidak dibicarakan???
    apa pasti beres kalau sampai ada pertumpahan darah???
    intro ah…
    jgn saling menyalahkan.

  4. Nanda says:

    mo saya berhentikan biangnnya seperti Fauzi Botol Mister X jakarta tukang tipu duit rakyat jakarta.

  5. Waung says:

    Satpol PP = PremaN Pakai Seragam Gak ada bedanya ma Guguk, Tapi gak semuanya tapi juga semua rata – rata kayak gitu.

  6. adry fajry sutami says:

    Sat poL PP anjing….!!!!!

  7. adry fajry sutami says:

    sorry emosi

  8. indra says:

    para petugas satpol pp,,kalian ini hanya satpam kota,,jd jgn bergaya macem tentara,,,kalian tuh lulusan cuma sd,,berjuanglah untuk rakyat,,,

  9. PP(para pukimak) says:

    hahaha daszar PP braninya ma anak pitik….
    biarinn aja kna azab….

    keluarga lo yang kena azabnya….

  10. mbah priuk says:

    ada apa sih ribut-ribut, sesama bangsa Indonesia kok bunuh2an? malu !

  11. rudy says:

    bubarkan pasukan setan itu, gila anak kecil mau di matiin,anjing…..astagfirullah……

  12. iez says:

    kapan ya indonesia bisa sadar dari pingsannya,,,?
    aq bangga jadi WNI tp kalo indonesia kyak gini trus,,,
    aq kan jd sedih….

  13. Z'nal Zadoel says:

    satpol pp anzing kalian semua punya otak gasih ??..

  14. rick says:

    Pantesan koruptor banyak dan penjagal juga banyak di negara ini,, jangan-jangan negara ini di pimpin oleh S E T A N

  15. mia says:

    Kok tega bgt cy….
    Di mana letak prikemanusiaannya

  16. Michelle says:

    Sat poL PP anjing….!!!!!

  17. carlo says:

    PP .. emaknya orang susah ,,, bapaknya orang susah ,,, idupnya udah susah,,, mukulin orang susah … sok jadi militer ,,, naik motor gak pake helm … katanya tinggal 86 aja sama polisi … suruh perang aja .. berani kagak ,,, paling2 nangis ama terkencing kencing … tapi jangan lupa yang ngelatih PP juga dijamin neraka tuh … karena hasil ajaranya jadi pembunuh, brutal , nyakitin orang susah.. komandanya juga … gak usah alim … percuma … atasanya komandan .. dan atasannya lagi dan terus … gak usah berdoa dah ,, dijamin neraka juga .. selamat ya

  18. echo delta says:

    Dari pertama kali dibentuk kalau nggak salah tahun 1993. saya sudah mempertanyakan fungsi, tugas dan tanggung jawab dari satuan polisi pamong praja.
    kalau pada sebelum tahun 2000 personil Satpol-PP hanya memakai seragam pada saat tertentu atau hanya jika ada upacara / acara pemerintahan saja.
    Baru setelah perekrutan besar besaran (yang kemungkinan dengan mengendurkan syarat syarat perekrutan. dan sebagian besar yang terekrut notabene-nya adalah para pengangguran dan orang orang yang malas untuk berusaha dibidang kerja formal) Semakin kemari sejak pertengahan dasawarsa pertama abad ini , sepak terjang personil SATPOL-PP semakin arogan. Apalagi dengan semakin besarnya kucuran dana dan supply fasilitas dari “pemerintah”. Personel Satpol-PP merasa paling dibutuhkan dan semakin merasa (sebagai anak manja, yang) boleh bertindak melebihi dari Job description yang telah ada. Bahkan personel Satpol-PP merasa memiliki kepentingan dan wewenang yang sama dengan (atau bahkan melebihi) Personel TNI/Polri.
    Hal ini dapat kita lihat pada pagi hari diperempatan jalan yang sibuk kita bisa temui Personel Satpol-PP yang bergerombol dengan sesamanya (sambil seolah sibuk berkomunikasi dengan radio panggil) dekat kendaraan dinas mereka. sedang personel Polri sibuk (dalam arti yang sebenarnya) mengatur lalu lintas yang ramai sesak. Belum lagi dipasar pasar tradisional personel Satpol-PP terlihat sering memungut “retribusi”(upeti/uang keamanan/uang kebersihan atau entah dengan istilah apa lagi mereka menyebutnya, yang arti sebenarnya lebih identik dengan uang jatah preman) pada para pedagang terlebih pada para pedagang yang tidak memiliki lapak “resmi”.
    Jadi diluar batasan kedinasan yang Satpol-PP miliki, sebenarnya Personel Satpol-PP adalah sekedar sekumpulan orang-orang malas kerja (Preman) yang didanai, difasilitasi dan dimanfaatkan oleh untuk tugas tugas “Khusus” demi kepentingan “Pemerintah/Pejabat”.
    Atau lebih singkatnya Satpol-PP adalah Pasukan Preman milik “Pemerintah”.

  19. MANUSIA says:

    terkutuk lah kau pol pp..
    laknat…

  20. Pengen bunyi says:

    satpol pp berfungsi sebagai tukang tertib. kemarin liat brita di tipi ada semacm pembekalan untk para anggota satpol pp, baik fisik maupun mental.tp kok ini dilakukan stlah ada korban ya.kikikikikik,lucu ya?:-o

  21. FAW says:

    Satpol PP harus di kubur dalam2.. dimana2 kelakuan satpol PP sama saja

  22. Dedi nanang says:

    Setuju…

Leave a Comment

Trackbacks