Sweeping warga Malaysia di Jakarta : Saya Tantang Warga Malaysia!!!
Sejumlah orang yang tergabung dalam sebuah organisasi kemasyarakatan mensweeping warga negara Malaysia yang berada Jakarta, Mereka melakukan sweeping sebagai protes atas tindakan Malaysia yang mengklaim sejumlah kekayaan budaya Indonesia.
Menurut saya ketidaktahuan masyarakat akan akar permasalahan yang sebenarnya, ditambah lagi dengan media masa terutama TV, yang ikut memprovokasi warga Indonesia, akan membuat masalah ini terus memanas.
Kemana Polisi?
Saya tidak terlalu paham hukum, tetapi sepertinya sekumpulan orang-orang itu sudah bertindak bak polisi lalulintas, atau aparat tramtib, memeriksa Kartu Identitas para pengguna kendaraan yang melintas dan membuat kemacetan. Kemana Polisi? Kenapa aksi seperti ini dibiarkan?
Apakah memang ini wajah Indonesia yang ingin ditampilkan pada Malaysia, Sebuah negara yang amburadul tanpa hukum yang jelas….Pantas saja jika kita dilecehkan.
Saya tantang warga Malaysia untuk sekedar berdiskusi, atau berbagi pikiran atau informasi yang positif, agar kedua negara serumpun ini bisa berdampingan dengan damai. Ingat sekali lagi, ini bukan ajang saling memaki, tetapi ajang perdamaian…Ada Comment???


Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed














7 hari yg lalu saya berpeluang buat pertama kalinya mencecahkan kaki ini di Jakarta serentak Indonesia…
Apa yang saya fikir dan lihat:
1. Hebatnya rumpun bangsa Melayu utk bertapak dan menguruskan bahagian kecil dunia ini. Dari Malaysia saya datang, namun datuk saya dulu asalnya asli Jawa Solo.
2. Budi bahasa orang Indonesia ternya mulus dan luhur… tiada masalah sepanjang 4 hari di Jakatra. Pemandu teksinya jujur dan peramah. Mereka tidak seperti lintah darat seperti di KL!
3. Sweeping Warga Malaysia? Apa untungnya jika jutaan warga Malaysia terbantut hati untuk pergi melancong di Indosesia yang sememangnya menakjubkan untuk dilawati.
4. Sedangkan lidahkan lagikan tergigit… hal-hal perbezaan atau tidak menyenangkan boleh diuruskan oleh pihak pemerintah antara kedua negara. Biarkan mereka uruskan… jika mereka gagal, gantikan dengan yang lain.
5. Malaysia – Indonesia saling perlu-memerlukan… ada jutaan warga Indonesia di Indonesia yang bekerja di sini… Isu penderaan beberapa pekerja Indonesia di sini BUKANlah cerminan sikap semua warganya malah kita juga mengutuk majikan kejam.
6. Pengalaman 2004 keluarga saya pernah dirompak 5 sekawan yang confirm asli Indonesia menyebabkan kami sekeluarga fobia dengan semuanya yang asal Indonesia tapi itu dulu. Kami rasional : Bukan semua orang jahat lantaran satu-dua kes.
7. Paling tidak saya ingini jika gerakan sweeping warga Malaysia terus berkembang akhirnya kita terus terpisah seperti saudara kita di Palastin! Lebih teruk lagi jika warga Malaysia juga bangkit melakukan hal yang sama di sini.
Cukuplah… ada banyak lagi bidang tajuk usaha sama yang boleh diusahakan. Pecahkan sekatan dan kebuntuan yang ada secara bijak dan tidak merosakkan.