Tips Otomotif : Pilih Bensin Premium atau Petramax? ini penjelasannya
Tips Otomotif : Pilih Bensin Premium atau Petramax? ini penjelasannya.

Bingung memilih bensin? Pilih bensin premium atau pertamax? saya akan berikan penjelasan nya, selebihnya anda yang menentukan, pilih bensin premium atau pertamax :
Hasil dari Destilasi bertingkat menghasilkan bahan bakar bensin. Bensin dapat dibedakan berdasarkan bilangan oktan yg terkandung dlm bensin tersebut.

Bilangan oktan dpt ditentukan dgn menghitung kadar isoheksana (diberi angka 100, krn menimbulkan knocking hampir 0) dan kadar n-heptana (diberi angka 0, krn menimbulkan knocking sangat banyak).
Premium dan Pertamax adalah merek dagang dari Pertamina untuk bahan bakar jenis gasoline (bensin).
Merek tersebut adalah diferensiasi produk karena nilai oktan yang dikandungnya. Atau disebut juga dengan RON, atau Research Octane Number.
Premium : RON 88
Premix : RON 98
Pertamax : RON 92
Pertamax Plus : RON 96
Semakin tinggi tingkat oktannya semakin tahan terhadap tekanan (kompresi) tidak mudah terbakar pada tekanan yang rendah, sehingga mobil2 baru sekarang ini yang mempunyai rasio tekanan mesin yang besar membutuhkan bahan bakar dengan oktan yang tinggi.
Oleh karena itu Pertamax biasanya digunakan untuk kenderaan high-end atau tahun keluaran barui. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan.
Premium
1. Menggunakan tambahan pewarna dye
2. Mempunyai RON 88
3. Menggunakan timbal untuk menambah bilangan oktannya
4. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak
Pertamax
1. Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal.
2. Untuk kendaraan yang menggunakan electronic fuel injection dan catalyc converters.
3. Menpunyai RON 92
4. Bebas timbal
5. Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya
6. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain
Pertamax Plus
1. Telah memenuhi standart WWFC
2. BBM ini ditujukan untuk kendaraan yang bertehnologi tinggi dan ramah lingkungan
3. Menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters.
4. Tidak menggunakan timbal, alias tanpa timbal.
5. Mempunyai RON 95
6. Toluene sebagai peningkat oktannya
7. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain
Dikutip dari berbagai sumber.

Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed















Trackbacks